Tolak Keras Pungutan Parkir Alfamart-Indomaret, Legislator Rodi: Jangan Bebani Rakyat Kecil Demi Lapangan Kerja Palsu!
AWASINEWS.COM, BENGKULU – Rencana menjadikan pungutan parkir di gerai modern seperti Indomaret dan Alfamart sebagai solusi penyerapan tenaga kerja di Kota Bengkulu mendapat penolakan keras.
Anggota DPRD Kota Bengkulu, Rodi, S.Kom, MM, dengan tegas menyatakan bahwa kebijakan tersebut bukanlah jalan yang benar dan justru akan menyengsarakan masyarakat.
"Saya sangat menghargai niat baik elemen masyarakat yang menginginkan penambahan lapangan pekerjaan. Itu semangat mulia. Namun, menjadikan pungutan parkir di Indomaret dan Alfamart sebagai solusi, itu salah besar dan tidak boleh kita dukung!" ujar Rodi dalam pernyataan resminya.
Politisi senior ini membeberkan sejumlah alasan kuat mengapa kebijakan penarikan parkir di gerai modern tersebut wajib ditolak.
Rodi juga menegaskan, setiap rupiah dari tarif parkir yang dipungut akan langsung memotong isi dompet warga.
"Yang belanja itu ibu rumah tangga, pekerja yang mampir beli sarapan, hingga pelajar. Kita tidak boleh membuka lapangan kerja dengan cara memeras masyarakat sendiri. Itu bukan kemajuan, tapi memindahkan beban!" cetusnya.
Menurut Rodi, Indomaret dan Alfamart di Kota Bengkulu selama ini sudah berkontribusi besar melalui pembayaran pajak dan retribusi yang sah ke Pemerintah Daerah. Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor resmi inilah yang harusnya dikelola untuk menciptakan lapangan kerja, bukan dengan memungut biaya tambahan dari konsumen.
Berdasarkan aturan hukum yang berlaku, area parkir di toko modern merupakan fasilitas wajib yang disediakan secara gratis untuk kenyamanan pelanggan.
"Mengubah fasilitas gratis menjadi berbayar sama saja melegitimasi pungutan yang tidak ada dasarnya. Ini memberatkan akses warga terhadap kebutuhan sehari-hari," tambah Rodi.
Di akhir pernyataannya, Rodi mengajak seluruh pihak untuk mencari solusi yang lebih produktif dan menambah nilai ekonomi, seperti mendorong investasi baru, mengembangkan sektor UMKM, dan membuka peluang usaha kreatif.
"Saya 100% mendukung lapangan kerja baru, tapi SAYA TIDAK SETUJU jika solusinya adalah pungutan parkir Alfamart-Indomaret. Parkir yang gratis harus tetap gratis! Jangan biarkan kesejahteraan sebagian orang dibebankan kepada keseharian orang banyak," pungkas Rodi dengan nada tegas.

Tidak ada komentar