banner

banner

Breaking News

Rohidin Tawarkan Investor Korsel 3 Peluang Investasi

Bengkulu - Rombongan perusahaan konsorsium pasifik grup asal Korea Selatan melakukan kunjungan ke Bengkulu sekaligus bertemu langsung dengan Gubernur bersama jajaran untuk menjajaki peluang investasi di Provinsi Bengkulu, Minggu (17/11/3019).

Dalam keterangan persnya, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, telah memaparkan beberapa hal terkait peluang investasi diantaranya, pertama potensi wisata Pulau Enggano sebagaimana telah digaungkan "one Island one resources" bisa dikembangkan sebagai potensi unggulan Provinsi Bengkulu. Termasuk potensi pengelolaan wisata Pantai Panjang yang mendunia. Kedua, potensi pasir besi yang ada di Seluma dan Kaur menjadi peluang besar.

Sebab, lanjut Rohidin, Pemda Provinsi juga menawarkan lahan pengelolaan induatri baja di Bengkulu maka disiapkan lahan pengelolaan yang luas dengan bahan baku melimpah untuk diekspor melalui Pelabuhan Pulau Baai efektif menjangkau pasar di Indonesia dan luar Indonesia.

Ketiga Gubernur juga menawarkan potensi Sumber Daya Alam Geothermal di Bengkulu yang mampu menghasilkan sumber energi mencapai 1.200an. megawatt."Maka dari itu setelah kita tawarkan dan kita ajak langsung melihat kondisinya. Sehingga peluang investasi yang diinginkan perusahaan konsorsium asal Korea Selatan ini bisa terealisasi," ujar Gubernur.

Sementara itu, juru bicara sekaligus direksi Perusahaan Pasifik Grup asal Korea Selatan, Budiman, mengatakan akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi potensi investasi yang dipaparkan Gubernur Bengkulu. Hasil tersebut nantinya baru akan diputuskan investasi apa yang layak dikembangkan di Provinsi Bengkulu.

"Setelah kita dengan pemaparan pak Gubernur ternyata banyak sekali dan itu kita lakukan peninjauan. Untuk nilai investasi belum dapat dipastikan karena kita baru tahap awal penjajakan. Yang jelas bila sudah kita tinjau dan telaah secepatnya kita berikan kepastian investasi seperti apa yang prospek di Bengkulu. Diperkirakan April atau Mei akan kita berikan kepastiannya," ungkap Budiman.

Rombongan adik kandung perdana menteri Korea Selatan Lee Kwang Yeon hadir bersama Ham Shin Deok, Park Jun Young, Daniel Ko dan Direksi Asal Indonesia Budiman.(is)

Tidak ada komentar